Jumat, 28 Agustus 2015



BUNGA MAWAR HITAM #Part 4

Tiba2 mati lampu... tetapi diantara mereka tidak ada yang bangun, kemudian ada sosok wanita yang membisiki Dita dengan bisikan yang membuat dita seperti terhipnotis dan langsung mengikuti arah bisikan itu..
Hingga Akhirnya ......???
Ditapun kini terbawa hingga menuju kamar mandi.
Dan dikamar mandi itu terdapat banyak sekali mawar hitam yang memiliki duri2 tajam, disetiap Dita berjalan diinjaklah duri tersebut hingga kakinya berdarah2, tetapi dita tidak merasakan apa yang ia alami saat ini.
Kebetulan Ali pun tiba2 terbangun dan dia sadar kalu sedang mati lampu, karena takut terjadi ap2 dengan teman2 nya, Alipun berteriak2 hingga membangunkan semua teman2ya.
Ali : “Kog gelap ya. Jangan2,.. Tolong tolong... bangun bOy bangun..Keadaan genting nii
boy....??”
Ahmad : “Loe apa2an sih Ali, kita itu lagi capek jadi gak usah teriak2 dech..??”
Ali : “Buka mata loe Mad,..??”
Ahmad : “Memang ada apa..??”
Kemudian Mad pun membuka matanya..
Ahmad : “Kog gelap Ali..???”
Ali : “MaKa dari itu kita harus bangunin mereka biar gak ada apa2, gwe gak mau ada apa2 lagi
dengan temen2 kita Boy..??”
Ahmad : “OK, buruan kita bangunkan mereka..??”
Kemudian Ahmad dan Ali pun membangunkan mereka Superboy, saat semua SuperBoy bangun lalu mereka pindah untuk membangunkan Miyuki, dengan menggunakan center merekapun menelusuri ruangan untuk menuju kamar Miyuki.
Sampai ditempatnya Miyuki, Super Boy pun menggedor-gedor pintunya.
Ali : “Dita dita bangun Dita..??”
Ahmad : “Aulia Bangun..??”
Angga, Al dan Andi : “Miyuki bangun Miyuki..??”
Dengan suara keras merekapun berusaha membangunkan mereka bertiga, tetapi tidak ada yang bangun, Karena makin panik Super Boy pun mencari cara untuk membuka pintu tersebut.
Ali : “Gmna Ini guys, mereka gak ada yang bangun. Kita harus lakuin apa.???”
Ahmad : “Gwe juga takut terjadi apa2 sama mereka..??”
Angga : “Miyuki bangun,..??”
Dor Dor dor... Suara pintu yang heboh digedor oleh Super Boy,..
Al : “Kita Dobrak aja pintunya..??”
Andi : “ide yang bagus tu..??”
Ahmad : “Hitungan ke tiga, kita bergantian dobraknya...??”
Super Boy : “Ok.
Usaha buat dobrak tu pintu tidak berhasil2, karna putus asa Super Boy pun menyerah... hingga
pada duduk dilantai, ada yang sedih karena mikir yang aneh2, ada yang bingung cari solusi, ada
juga yang teriak2 memanggil miyuki..
Sungguh segala cara tlah Super Boy lakukan tapi Miyuki pun tidak keluar2, Embbb kira2 Miyuki
knpa ya Kog gak keluar2 padahal sudah dipanggil2 hingga teriak2 apa mungkin terjadi sesuatu
dengan mereka.
Ahmad : “Kita harus gmna Boy...??”
Ali : “Gwe juga bingung, mana lampunya gak nyala2 lagi..??”
Al : “Usaha udah kita lakuin buat bangunin mereka, tpi gak satupun yang mendengarnya..??”
Angga  : “Atau jangan2, mereka..??”
Andi : “Hus, jgan berfikiran yg gak2, kita ini udah kehilangan 2 sahabat Miyuki, masak kita
harus kehilangan mereka semua.”
Angga : “Laa, loe lihat aja An, mereka gak ada yang bangun, dan didalam tidak ada suara sama
sekali,. Gmna inii??”
Ahmad pun memberikan usul.
Ahmad : “Sebagian dari kita keluar dari Vila ini untuk mencari bantuan, sedangkan yang lain
bisa berjaga disini.”
 Super Boy : “Kami setuju.”
Kemudian Ali, Ahmad dan Al pun menunggu disitu, sedangkan Angga dan Andi keluar Vila buat nyari bantuan,
Sampai diluar Angga dan Andi pun merasa merinding, karena dengan keadaan yang sangat gelap dan hanya center lah yang jadi penerang mereka, membuat mereka bingung mau cari bantuan dimana.
Saat mereka berjalan menelusuri jalan turun, tiba2 dibelakang mereka ada sosok putih yang diselimuti dengan kain yang halus dan membuat mereka merasa makin takut.
Angga : “An... kmu ngrasa merinding gak sich,..??”
Andi  : “Gak Cuma merinding lagi nii Ga, Aq ngrasa ada yang lagi ngikutin kita nii dari
belakang..??”
Angga : “An, loe jangan nakut2i gwe dech..??”
Andi : “Gwe gak nakut2in Loe, tpi beneran,..??”
Angga : “Hitungan ke tiga, kita lihat kebelakang sama2, Ok..??”
Andi : “Baik..??”
Kemudian hitungan ketiga pun mereka berdua melihat kebelakang, dan ternyata tepat di muka mereka terlihat sosok pocong yang amat menyeramkan dam membuat mereka lari ter birit2, hahaha angga ma andi nii penakut juga ya.....
Didalam Vila.  Ahmad, Ali dan Al pun masih menunggu hingga Miyuki Bangun.
Sedangkan Dita yang terhipnotis dan masih berada dikamar mandi itupun kini kakinya berdarah2, dan Miyuki yang lain Masih tidur dengan dengerin musik yang amat keras ditelinganya, hingga gak dengar jika dipanggil. Sungguh dalam keadaan genting mereka malah dengerin musik, tapi gak pa2 sich namanya juga hiburan, wkwkwkw.
Kita balik lagi ke Andi dan Angga yang masih berlari terbirit2 karena sesosok pocong yang masih mengejar mereka...
Angga : “andi... tungguin aq,..??” (sambil berlari dibelakang andi)
Andi : “ayoo ga.... buruan, cepetan...??”(trus berlari tanpa melihat angga)
Angga : “huh huh, gwe udah capek beneran An, Kita berhenti dulu yah.....??” (tepat
dibelakangnya andi dan memegang pundaknya)
Andi : “gwe juga capek, tapi loe lihat belakang loe...??”
Angga : “Knpa sich dia masih saja kejar kita,..??”
Andi : “Kita lawan aja ya Ga.??”
Angga : “OK.”
Kemudian karena udah capek merekapun beranikan diri untuk melawan tu pocong,
Andi : “Stop, (memberhentikan tu pocong)”
Kemudian mereka berhenti.
Andi : “Knpa Loe Cong, kejar kmi..??”
Si pocong hanya diam.
Angga : “Ditanya malah diem.?”
Pocong pun melotot.
Andi : “Udah diem, melotot lgi, Jelek tau gak muka mu tu..??”
Angga pun menahan tertawanya, hahahaha.
Angga : “Cong, loe tuu pengent apa dari kita, Hah..??”
Pocong hanya geleng2.
Andi : “Hah gak penting, buat apa tdi kita lari2, Capet tauk, mending kita istirahat dulu ya, Loe
pasti juga capek kan Cong,??”
Pocong pun mengangguk,
Didalam Kamarnya Miyuki,
Dita pun tersadar dari hipnotisnya, dan sekarng dia berada didalam bak mandi yang terisi air bercampur dengan darah yang membuat nya Syok saat lampu menyala.
Lampu pun tiba2 menyala.
Diluar kamar.
Ali : “Huh, akhirnya hidup juga lampunya..”
Didalam kamar mandi.
Dita : “Huh, dingin banget sich,... aq dimana nii, Ha kog aq ada disini... banyak darah lagi...??”
Dita pun menjerit keras hingga membuat Ali, Ahmad dan Al, kaget dengan teriakannya.
Dita : “Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,......??”
Diluar Kamar.
Ali, Ahmad dan Al : “Dita..??”
Ali pun berdiri dari duduknya dan langsung menggedor2 pintu kamarnya dengan memanggil2 dita, sedangkan Ahmad dan Al pun juga sama melakukan apa yang dilakuin Ali.
Dor Dor Dor, suara pintu yang begitu keras dan berisik.
Ali : “Dit, dita, loe knpa..??”
Ahmad dan Al : “Dita loe knp..??”
Dita yang mendengar pun kembali menjawab.
Dita : “Temen2 tolongin gwe...??”
Ali : “Kita gak bisa bantuin loe, karna pintunya terkunci..??”
Kemudian disisi lain Angga dan Andi pun menemui tukang kebun, untuk mita kunci kamarnya Miyuki.
Angga : “Assalamualaikum pak..??”
Pak kebun : “Walaikumsalam, knpa kalian malam2 gni kerumah saya,..??”
Yaps rumahnya pak kebun tu gak terlalu jauh dari Vila mereka.
Andi : “Kami boleh minta kunci serep Pak,..??”
Pak kebun : “Buat apa??”
Angga : “Temen kami ada yang terkunci, dan kuncinya lupa ditaruh mana..??”
Pak kebun : “Och, bentar saya ambilkan.”
Selagi Pak kebun itu sedang mengambilkan kuncinya,
Di Vila pun Dita meronta2 kesakitan karena Dia gak dapat berdiri karena kesakitan pada bagian
kakinya yang terkena duri tadi.
Dita : “Aduhh sakitt, Tolong tolong aq..??”
Ali yang makin panik, karena dia kan menaruh hati dengan Dita, membuat dia tidak sabaran hingga marah2 kepada temen2nya karena tidak dapat menolong wanita yang dia cintai.
Ali : “Ahmad Gwe harus gimana, loe harusnya lakuin sesuatu donk mad dan loe Al, loe gak tau
Apa, saat ini yang minta tolong tu orang yang gwe sayang, knpa kalian gak lakuin
sesuatu sich.”
Ahmad : “Loe harus sabar ali, gwe tau loe lagi khawatir banget, tpi apa yang bisa kita lakuin,
pintu ini sangat keras, hingga salah satu diantara kita tidak bisa mendobraknya.?”
Al : “bener Sob, gwe juga bisa ngrasain apa yang loe rasain, karena Dita itu juga Sahabat Kmi.”
Ali : “Lalu apa yang harus gwe lakuin..??” (sambil megangin kepalanya)
Pucuk dicinta Angga dan Andi pun datang dengan membawa kunci cadangan dari kamar Miyuki, kemudian dibukalah pintu kamar mereka, Dan Tak disangka apa yang akan terjadi didalam kamar mereka hingga membuat Super Boy menjadi Marah ada, Khawatir juga ada, kecewa juga ada, pokoknya campur aduk dech, hehehehe

Bersambung dulu ya, kita lanjut lain hari lagii, moga kalian suka dengan ceritanya....
Makasih....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar