“BUNGA MAWAR HITAM” #Part
Terakhir.
Ahmad hanya bisa diam dan
merenungkan apa yang telah Aulia lakuin.
Aulia : “Maaf syg.. kmu jgn
kecewa ya.. aq gak akan pernah lakuin hal seperti itu lg, karena aq sangat
menyesal syang..??”
Ahmad : “Hufth,.. ya udh, mending
kita cari tau keluarga dari Kakek yg pernah kmu tabrak waktu itu..??”
Aulia : “Tapi, kita mau cari tau
lewat apa syg..??”
Ahmad : “Apa kmu tau daerah waktu
kmu menabrak kakek itu..???”
Aulia : “Iya aq tau, Jalan Kenari
No 25 Jakarta Barat.”
Ahmad : “Ok, kita akn kesana..??”
Kemudian mereka berduapun kesana
dan mencari alamat Kakek itu tinggal.
Sampai sana, mereka mencari
alamat tersebut, sampai akhirnya rumah kerabat dari kakek tersebut diketahui.
Dengan Rasa Takut Aulia pun
berkata sma Ahmad.
Aulia : “Syang, aq takut untuk
ngakuinnya, ntar kalu aq dibunuh gmna...?”
Ahmad : “Kalu gak kmu akui, maka
kmu akan kena karmanya syg..??”
Aulia : “Tpi syg, aq sngat
takut..??”
Ahmad : “Udah Gak Usah takut
syang... Disini ada aq, Ok..??”
Aulia : “Iya dech,..??”
Kemudian Mereka pun mengetuk
pintu rumah dari kerabat kakek tersebut.
Tok tok tok....
Assalamualaikum.... (keduanya)
Walaikumsalam.... (suara jawaban
salam itu terdengar sangat merintih seperti suara Nenek2)
Pintu pun dibuka.
Ea, mau cari siapa Nak..??” Tanya
Nenek2 itu.
Pertama Kali mereka berdua
Melihat Nenek itu, merekapun terharu hingga menjatuhkan air mata..
Nenek : “Nak, Kalian mau cari
siapa.??”
Ahmad : “Apa bener nek ini rumah
nya Kakek2 yang meninggal 1 th yg lalu...??”
Nenek : “Iya itu suami saya, apa
kalian tahu knpa suami saya meninggal dunia..??”
Aulia pun bersujud dan meminta
maaf kepada nenek itu.
Dengan rasa menyesal yg pernah
dilakukan dgan teman2nya membuat kesalahan fatal.
Nenek itupun awalnya tak percaya,
mereka yang telah memisahkan pasangan tersebut, tetapi lama kelamaan waktu
ahmad menjelaskan, bahwa semua itu atas kehendak ALLAH, barulah nenek tersebut
Ikhlas dengan kepergian Suaminya, mungkin udah jalan dari Allah jika Jodoh, Maut dan rejeki, semua itu
hanya Allah lah yang dapat mengaturnya..
Kemudian setelah semuanya tenang,
Aulia pun dengan Ikhlas menerima semua sanksi yang telah dia lakukan.
Aulia : “Nek, aulia Ikhlas, jika
harus dihukum...??”
Nenek : “Tidak Nak, nenek hanya
butuh teman untuk mengurusi Nenek diusia lanjut ini..??”
Ahmad : “Kami yang akan mengurusi
Nenek,?”
Aulia : “Iya nek, nenek boleh
ikut kerumah saya, dan tinggal menjadi Nenek saya..??”
Nenek : “Makasih ya Nak, klian
sungguh begitu baik...??”
Kemudian Aulia sampai lupa untuk
menanyakan Bunga Mawar Hitamnya kepada nenek itu..
Diperjalanan menuju Rumah nya
Aulia, Ada kecelakaan yang disitu Korbannya Juga seorang Kakek2, dengan
berhenti mendadak yang membuat Aulia kejedot, dan dengan rasa trauma kini
Auliapun turun dari mobil dan
disusul oleh Ahmad, Mereka berduapun menolong Kakek2 korban kecelakaan
tersebut, dan dibawalah kerumah sakit terdekat, semua penanganan dilakukan
dengan cepat hingga akhirnya Kakek tua itupun akhirnya terselamatkan...
Dan Kini Aulia kembali ke Mobil
bersama Ahmad, Tetapi Apa yang dilihat didalam mobil tersebut, Nenek pun telah
menghilang bersama bunga Mawar Hitam Itu dan ada selembaran Surat yang
ditinggalkan didalam mobil.
Aulia : “Syang, nenek tadi
kmana..??”
Ahmad : “Aq juga Gak Tau
syang..??”
Aulia : “Apa itu..??”
Ahmadpun mengambil surat tersebut
dan Kemudian Membacanya.
Ahmad : “INGATLAH Wahai Manusia,
Jika Engkau tengah melakukan Kesalahan,
Maka Bertanggung Jawablah dengan
semua Perbuatan yang telah kau Lakukan...
Karena Hukum KARMA akan berlaku
bagi Orang-orang yang tidak Mau mengakui
kesalahannya...”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~TAMAT~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Terima kasih Ya guys udah mau
mengikuti Cerbung Aku ini....
Dari Mulai Awal hingga Akhir...
Gmna ni pendapat Kalian, apakah bagus, Jelek, apa Hancur, hehehehe....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar