Senin, 31 Agustus 2015



“BUNGA MAWAR HITAM” #Part 7


Al : “Ini semua gara2 loe Mad, kalu seandainya aja kita gak pergi, pasti eliza gak mungkin
Mati..??”(sambil menangis karena kekasihnya yang meninggal dunia).
Ahmad : “kalu gwe tau kejadianny kyak gini.., gak mungkin gwe saranin rencana ini."
Aulia : "udah2,..  mending kita lanjutkan perjalanan... karena hari juga makin sore.. takutnya kita gak bisa keluar dari hutan ini...?"
Dita : "ea bner kata aulia.. kalu kita debat mulu.. kita akan bermalam dihutan ini..?"
Angga : "kita bantuin loe, buat bawa jasadnya eliza...??"
kemudian merekapun melanjutkan perjalanan..
sementara Al masih menangis karena blumb ikhlas ditinggl eliza."
dipertengahan jalan merekapun harus menginap dihutan itu..
dengan membawa perlengkapan seadanya.. mereka membuat tenda, cewek membuat makanan.. sementara cwok mendirikan tenda dan membuat api unggun..
kini hari makin malam dan udara dihutan itu sangat dingin..
Ali : "aduh.. malam ini dingin bnget sich... ap gak ada kayu lagi buat api unggun..??"
Andi : "gak ada ni.. semua kayu udh habis.. kita malam ini gelapan..."
Angga : "knpa sich kita sesial ini.. apakah kita tdak boleh bersenang2 buat acara liburan kelulusan ini..??"
Andi : "udh lach.. kita gak ush mikirin pengnt seneng2.. yg pntng sekarang kita fokus buat keluar dari sini...Ok.!!"
Angga : "ea..dech..??"
Ahmad pun menyendiri.. dan kini disamperin Aulia.
Aulia : "kmu knp sayg..?"
Ahmad : "aq sngat ngrasa bersalah dg kematian Eliza..?"
Aulia : "udah donk sayang.. jgn merasa bersalah gtu.. aq yakin
ini semua udh takdir, walaupun kami merasa sangat kehilangan sahabat kmi..?"
Ahmad : "tpi mereka..?"
sebelum mad menyelesaikan bicaranya...
temen2 yg lain datang dan meminta maaf kepada Mad.
 termasuk Al yg udh sangat keterlaluan kepada Mad.
Al : "Mad gwe minta maaf ya..??"
Ahmad : "maafin gwe juga ya..??"
lalu mereka berduapun berpelukan.. dan disambung dengan permintaan maaf kpda yang lain..
Angga : "gwe juga ya mad."
Andi dan Ali : "gwe juga mad..??"
Ahmad : "ea.. kalian memang sahabat gwe yg baik...?"
Setelah api unggun Mati. dan pukul menandakan tepat jam 23.30 wib. 
merekapun sngat ketakukan karena suara angunan serigala hutan dan suara jangkrik yg keras dan sangat membuat bising pada malam itu..
kini para Superboy berjaga dan cwek dua itu (Aulia & Dita)
tidur ditenda.
Ahmad : "kita gak boleh tidur.. karna kalu kita sampai ketiduran aq gak tau jadinya akan gmna..??"
Superboy : "Iya.. kita akan usahain buat gak tdur...?"
Angga dan Andi asyik memainkan hpnya, sedangkan Al termenung sambil memeluk jasadnya Eliza, Kalu Ahmad dan Ali.. sedang jagain kedua pacar mereka..
Tanpa sengaja karena gelap gulita hanya diterangi dg lampu hp yang cahayanya gak begitu terang, membuat Angga jatuh kesandung batu hingga kakinya terkena kayu yang lancip dan membuat darah bercucuran di kakinya. Angga pun kini meronta2 kesakitan.. sehingga membangunkan Aulia dan Dita.
Saat diobatin Andi.
Angga : "Au.. sakit sakit.. Andi..!! (Sambil teriak2)
andi : "diam bisa gak Ga.. kmu kyak anak kecil tau gak...?"
setelah Angga diobati, tiba2 Dita seperti diajak Ali tmenjauh dari mereka, padahal Ali sedang sibuk membantu Angga membersihkan bekas darah yang ada dikakinya....
tanpa merasa khawatir Dita pun mengikuti sosok yanng mirip Ali.
setelah menjauh dari pengawasan mereka..
Dita pun kini curiga dengn sosok yg membawanya,
Dita : "Ali...? kita mau kmna??"
sosok yang menyerupai Ali itu pun menampakkan wajahnnnya yg asli seketika dita pun kaget dan berlari sambil teriak2 ketakutan..
suara dita pun terdengar agak samar-samar. membuat mereka sedikit panik.. karena mereka lgi ada masalah malah ditambahin oleh masalah yg muncul baru lagi...
Ali : "Dita..?.,mana dita.. mana dia mana..?"
Aulia : "lo tdi dia ada dibelakangku, kog sekarang gk ad ya..??"
Ali : "aduh dita kmna lgi...?"
Ahmad : "sabar2 kita cari ya..?"
kemudian mereka pun mencari Dita, dan kini dita berlari karena ketakutan dg sosok yg menyamar sebagai Ali. Sampai akhirnya berlari tanpa melihat karena gelap Dita pun terjatuh berulang kali, membuat tubuhnya penuh dengan tanah..
blumb sempat menemukan dita, mereka pun dihadang oleh turunnya hujan yang agak deras.. membuat perjalanan mereka berhenti.
sedangkan dita yg kini basah kuyup karena hujan juga disertai dengan tanah yg menempel di badan dia, membuat dita seperti org yg sangat menyedihkan.
Dita : "tolong2,.. hiks hiks??"
dengan tubuh yg sudah belepotan dengan tanah dan air membuat dita kini merasa kedingingan, sehingga dita kini sudah tak mampu berjalan lagi.
dengan posisi duduk sambil memeluk kakinya kini dita tubuhnya menggigil kedinginan.
dan disisi lain Ali yg sangat khawatir membuat dia bimbang dan merasa bersalah karena tak bisa menjaganya..
Ali : "aq hrus bagaimana ini....??"
Al : "buruan kita cari.. kalu gak kejadiannya akan seperti eliza..?"
dengan seketika saat Al berbicara seperti itu Ali pun Memukul Al.
Al : "apa2 an loe..?"
Ali : "seenaknya ya loe bicara gtu...??"
Ahmad : "Udah2 jgn berkelahi.. kalian ini ya.. kita ini sedang dalam keadaan susah malah masih nambah lagi masalah..?"
Aulia : "Sayng.. kita memang harus segera cari Dita dech..."
Ahmad : "ea aq tau itu.. tpi gmna cuba caranya..hujan aja blumb juga reda..??"
Aulia : "ea ya.. ya udah kita tunggu reda saja...?"
Angga : "hadeh dingin banget ni udaranya.. klian pada bawa jaket gak...?"
Aulia dan andi : "bawa ni...?"
Ali : "ini jaketnya dita, pasti dia kedinginan.. dita syang kmu dimana sich.. aq khawatir sama kmu..?"
Aulia : "sabar ya Ali...? mungkin sekarang dita lg kedinginan.. kta doakan saja mudah2an dia baik2 saja...?"
semua : "aminn..."
disisi lain Dita yg sangat2 kedinginan.. dan tak diketahui ternyata ada hewan buas disebelahnya dita. dengan suara angungan yg keras. membuat dita merasa takut.. kemudian ditapun berlari kembali.. dan tak diduga kini dita kejebak diantara hewan2 buas itu. selangkahpun bergerak dita langsung jadi rebutan oleh hewan2 itu. dengan rasa ketakutan ditapun pasrah, mungkin memang ini takdir hidupnya harus mati ditangan hewan2 buas itu.
Sampai Akhirnya dita pun kini tewas.
Sedangkan mereka yang kini melanjutkan pencariannya, dan akhirnya merekapun menemukan jasad Dita.
Sedih, kecewa, Syok, Gak kebayang akan jadi seperti ini..
Mungkin perpisahan antara mereka begiitu tragis, hingga Satu persatu mereka mati dengan keadaan yang sangat2 menyedihkan.
Kni tinggal Superboy dan Aulia yang masih hidup.
Saat Melihat jasad dari Dita, Ali menangis histeris Karena apa yang dia lihat begitu sangat membuat hatinya terasa teriris2 bagaikan Pisau yang tumpul diiriskan ke daging yang belum sepenuhnya empuk. (tau sendiri kan gmna rasanya)
Ali : “Dididitaaaa... hiks hiks hiks...??”
Aulia : “Dita...??” (lemas tak berdaya hingga jatuh pingsan)
Ahmad : “Astaufirullah, dita........??”
Angga, Al dan Andi pun meneteskan air mata setelah melihat kondisi Dita yang sangat2 parah..
Ahmad Yang masih memegangi Aulia yang pingsan, sementara mereka bertiga memberikan support kepada Ali supaya bisa terus bersabar akan apa yang dia alami saat ini..
Al : “Gwe tau gmna rasanya kehilangan Ali..??”
Ali : “Ditaaa... hiks hiks hiks....??”
Angga : “Kita juga sedih kehilangan Dita, Tpi kita harus tetap Hidup Ali demi keluar dari sini..??”
Andi : “Sabar Ali, Sabar... mungkin semuanya udah jadi Takdir bagi dita...??”
Ali : “Gwe gak bisa kehilngan orang yang gwe cinta...??”
Ahmad : “Gwe juga tau itu,... loe memang sayang dengan dita, dan kita pun juga sayang dengan dita,.??”
Ali : “Loe Tau Mad, Gwe Kehilangan Dita seperti kehilangan hati gwe setengahnya hah.??”
Ahmad : “Ali Loe tau apa yang loe lakuin ini bisa bikin Allah murka sama Loe,..??”
Ali : “Knpa Gwe yang hrus kehilangan... Knpa gak loe aja Mad, Knpa...???”
Ahmad : “Hufth....??”
Kini Ali menjadi Gila, sedangkan Merekapun menguburkan Dita Dan Eliza di Hutan Itu, Sampai Ahkirnya Mereka berenam selamat dan keluar dari hutan itu.
Saat ditengah perjalanan menuju suatu desa, dijalan raya mereka gak sengaja bertemu dengan Kakek yang salah satu penduduk asli situ, kemudian merekapun mengikutinya dan menuju rumah Kakek tua itu dan sampai disana Merekapun diberikan makanan dan disuruh bersih2.
Setelah selesai bersih2 Merekapun berpamitan untuk pulang, Tetapi saat mereka ulang mereka merasa aneh dengan Kakek itu, yang sengaja memberikan setangkai bunga Mawar hitam Kepada Aulia, dengan tidak curiga Auliapun menerimanya. Lalu mereka pulang kerumah.
Kini mereka Telah sampai dengan selamat.
Kabar duka atas kematian Sahabat2nya memberikan isak tangis kepada orang tua yang ditinggalkan, sementara semuanya reda, kini semuanya telah beristirahat dikamar masing2.
Dan dikamarnya Aulia,
Aulia pun mencari bunga Mawar Hitam Itu.
Aulia : “Kog ada ya bunga mawar yang warnanya Hitam gini, Apa Mungkin ini Bunga langka ya, Tapi kalu seandainya Langka, knpa harus dikasihkan ke aq, Eh tunggu dech..Aq baru ingat tentang kata2 Kakek Tua itu.??”
Sebelum Dikasih Bunga mawar hitam itu, Aulia pun diberi amanat.
Dan Kalian pasti kepo ni amanatnya apa,.. hehehe

Bersambung dulu ya,. Udah keriting nii tangan,.. wkwkwkkw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar