“BUNGA MAWAR HITAM” #Part 7
Al : “Ini semua gara2 loe Mad, kalu seandainya aja kita gak
pergi, pasti eliza gak mungkin
Mati..??”(sambil menangis karena kekasihnya yang meninggal
dunia).
Ahmad : “kalu gwe tau kejadianny kyak gini.., gak mungkin gwe saranin rencana ini."
Aulia : "udah2,..
mending kita lanjutkan perjalanan... karena hari juga makin sore..
takutnya kita gak bisa keluar dari hutan ini...?"
Dita : "ea bner kata aulia.. kalu kita debat mulu.. kita
akan bermalam dihutan ini..?"
Angga : "kita bantuin loe, buat bawa jasadnya eliza...??"
kemudian merekapun melanjutkan perjalanan..
sementara Al masih menangis karena blumb ikhlas ditinggl
eliza."
dipertengahan jalan merekapun harus menginap dihutan itu..
dengan membawa perlengkapan seadanya.. mereka membuat tenda,
cewek membuat makanan.. sementara cwok mendirikan tenda dan membuat api
unggun..
kini hari makin malam dan udara dihutan itu sangat dingin..
Ali : "aduh.. malam ini dingin bnget sich... ap gak ada
kayu lagi buat api unggun..??"
Andi : "gak ada ni.. semua kayu udh habis.. kita malam
ini gelapan..."
Angga : "knpa sich kita sesial ini.. apakah kita tdak
boleh bersenang2 buat acara liburan kelulusan ini..??"
Andi : "udh lach.. kita gak ush mikirin pengnt seneng2..
yg pntng sekarang kita fokus buat keluar dari sini...Ok.!!"
Angga : "ea..dech..??"
Ahmad pun menyendiri.. dan kini disamperin Aulia.
Aulia : "kmu knp sayg..?"
Ahmad : "aq sngat ngrasa bersalah dg kematian
Eliza..?"
Aulia : "udah donk sayang.. jgn merasa bersalah gtu.. aq yakin
ini semua udh takdir, walaupun kami merasa sangat
kehilangan sahabat kmi..?"
Ahmad : "tpi mereka..?"
sebelum mad menyelesaikan bicaranya...
temen2 yg lain datang dan meminta maaf kepada Mad.
termasuk Al yg udh
sangat keterlaluan kepada Mad.
Al : "Mad gwe minta maaf ya..??"
Ahmad : "maafin gwe juga ya..??"
lalu mereka berduapun berpelukan.. dan disambung dengan
permintaan maaf kpda yang lain..
Angga : "gwe juga ya mad."
Andi dan Ali : "gwe juga mad..??"
Ahmad : "ea.. kalian memang sahabat gwe yg baik...?"
Setelah api unggun Mati. dan pukul menandakan tepat jam 23.30
wib.
merekapun sngat ketakukan karena suara angunan serigala hutan dan suara jangkrik yg keras dan
sangat membuat bising pada malam itu..
kini para Superboy berjaga dan cwek dua itu (Aulia &
Dita)
tidur ditenda.
Ahmad : "kita gak boleh tidur.. karna kalu kita sampai
ketiduran aq gak tau jadinya akan gmna..??"
Superboy : "Iya.. kita akan usahain buat gak
tdur...?"
Angga dan Andi asyik memainkan hpnya, sedangkan Al termenung
sambil memeluk jasadnya Eliza, Kalu Ahmad dan Ali.. sedang jagain kedua pacar
mereka..
Tanpa sengaja karena gelap gulita hanya diterangi dg lampu hp
yang cahayanya gak begitu terang, membuat Angga jatuh kesandung batu hingga
kakinya terkena kayu yang lancip dan membuat darah bercucuran di kakinya. Angga pun kini
meronta2 kesakitan.. sehingga membangunkan Aulia dan Dita.
Saat diobatin Andi.
Angga : "Au.. sakit sakit.. Andi..!! (Sambil teriak2)
andi : "diam bisa gak Ga.. kmu kyak anak kecil tau
gak...?"
setelah Angga diobati, tiba2 Dita seperti diajak Ali tmenjauh
dari mereka, padahal
Ali sedang sibuk
membantu Angga membersihkan bekas darah yang ada dikakinya....
tanpa merasa khawatir Dita pun mengikuti sosok yanng mirip
Ali.
setelah menjauh dari pengawasan mereka..
Dita pun kini curiga dengn sosok yg membawanya,
Dita : "Ali...? kita mau kmna??"
sosok yang menyerupai Ali itu pun menampakkan wajahnnnya yg
asli seketika dita pun kaget dan berlari sambil teriak2 ketakutan..
suara dita pun terdengar agak samar-samar. membuat mereka
sedikit panik.. karena mereka lgi ada masalah malah ditambahin oleh masalah yg
muncul baru lagi...
Ali : "Dita..?.,mana dita.. mana dia mana..?"
Aulia : "lo tdi dia ada dibelakangku, kog sekarang gk ad
ya..??"
Ali : "aduh dita kmna lgi...?"
Ahmad : "sabar2 kita cari ya..?"
kemudian mereka pun mencari Dita, dan kini dita berlari
karena ketakutan dg sosok yg menyamar sebagai Ali. Sampai akhirnya berlari
tanpa melihat karena gelap Dita pun terjatuh berulang kali, membuat tubuhnya
penuh dengan tanah..
blumb sempat menemukan dita, mereka pun dihadang oleh
turunnya hujan yang agak deras.. membuat perjalanan mereka berhenti.
sedangkan dita yg kini basah kuyup karena hujan juga disertai
dengan tanah yg menempel di badan dia, membuat dita seperti org yg sangat
menyedihkan.
Dita : "tolong2,.. hiks hiks??"
dengan tubuh yg sudah belepotan dengan tanah dan air membuat
dita kini merasa kedingingan, sehingga dita kini sudah tak mampu berjalan lagi.
dengan posisi duduk sambil memeluk kakinya kini dita tubuhnya
menggigil kedinginan.
dan disisi lain Ali yg sangat khawatir membuat dia bimbang
dan merasa bersalah karena tak bisa menjaganya..
Ali : "aq hrus bagaimana ini....??"
Al : "buruan kita cari.. kalu gak kejadiannya akan
seperti eliza..?"
dengan seketika saat Al berbicara seperti itu Ali pun Memukul
Al.
Al : "apa2 an loe..?"
Ali : "seenaknya ya loe bicara gtu...??"
Ahmad : "Udah2 jgn berkelahi.. kalian ini ya.. kita ini
sedang dalam keadaan susah malah masih nambah lagi masalah..?"
Aulia : "Sayng.. kita memang harus segera cari Dita
dech..."
Ahmad : "ea aq tau itu.. tpi gmna cuba caranya..hujan
aja blumb juga reda..??"
Aulia : "ea ya.. ya udah kita tunggu reda saja...?"
Angga : "hadeh dingin banget ni udaranya.. klian pada
bawa jaket gak...?"
Aulia dan andi : "bawa ni...?"
Ali : "ini jaketnya dita, pasti dia kedinginan.. dita
syang kmu dimana sich.. aq khawatir sama kmu..?"
Aulia : "sabar ya Ali...? mungkin sekarang dita lg
kedinginan.. kta doakan saja mudah2an dia baik2 saja...?"
semua : "aminn..."
disisi lain Dita yg sangat2 kedinginan.. dan tak diketahui
ternyata ada hewan buas disebelahnya dita. dengan suara angungan yg keras.
membuat dita merasa takut.. kemudian ditapun berlari kembali.. dan tak diduga kini
dita kejebak diantara hewan2 buas itu. selangkahpun bergerak dita langsung jadi
rebutan oleh hewan2 itu. dengan rasa ketakutan ditapun pasrah, mungkin memang
ini takdir hidupnya harus mati ditangan hewan2 buas itu.
Sampai Akhirnya dita pun kini
tewas.
Sedangkan mereka yang kini
melanjutkan pencariannya, dan akhirnya merekapun menemukan jasad Dita.
Sedih, kecewa, Syok, Gak kebayang
akan jadi seperti ini..
Mungkin perpisahan antara mereka
begiitu tragis, hingga Satu persatu mereka mati dengan keadaan yang sangat2
menyedihkan.
Kni tinggal Superboy dan Aulia
yang masih hidup.
Saat Melihat jasad dari Dita, Ali
menangis histeris Karena apa yang dia lihat begitu sangat membuat hatinya
terasa teriris2 bagaikan Pisau yang tumpul diiriskan ke daging yang belum
sepenuhnya empuk. (tau sendiri kan gmna rasanya)
Ali : “Dididitaaaa... hiks hiks hiks...??”
Aulia : “Dita...??” (lemas tak
berdaya hingga jatuh pingsan)
Ahmad : “Astaufirullah,
dita........??”
Angga, Al dan Andi pun meneteskan
air mata setelah melihat kondisi Dita yang sangat2 parah..
Ahmad Yang masih memegangi Aulia
yang pingsan, sementara mereka bertiga memberikan support kepada Ali supaya
bisa terus bersabar akan apa yang dia alami saat ini..
Al : “Gwe tau gmna rasanya
kehilangan Ali..??”
Ali : “Ditaaa... hiks hiks
hiks....??”
Angga : “Kita juga sedih
kehilangan Dita, Tpi kita harus tetap Hidup Ali demi keluar dari sini..??”
Andi : “Sabar Ali, Sabar...
mungkin semuanya udah jadi Takdir bagi dita...??”
Ali : “Gwe gak bisa kehilngan
orang yang gwe cinta...??”
Ahmad : “Gwe juga tau itu,... loe
memang sayang dengan dita, dan kita pun juga sayang dengan dita,.??”
Ali : “Loe Tau Mad, Gwe
Kehilangan Dita seperti kehilangan hati gwe setengahnya hah.??”
Ahmad : “Ali Loe tau apa yang loe
lakuin ini bisa bikin Allah murka sama Loe,..??”
Ali : “Knpa Gwe yang hrus
kehilangan... Knpa gak loe aja Mad, Knpa...???”
Ahmad : “Hufth....??”
Kini Ali menjadi Gila, sedangkan
Merekapun menguburkan Dita Dan Eliza di Hutan Itu, Sampai Ahkirnya Mereka
berenam selamat dan keluar dari hutan itu.
Saat ditengah perjalanan menuju
suatu desa, dijalan raya mereka gak sengaja bertemu dengan Kakek yang salah
satu penduduk asli situ, kemudian merekapun mengikutinya dan menuju rumah Kakek
tua itu dan sampai disana Merekapun diberikan makanan dan disuruh bersih2.
Setelah selesai bersih2 Merekapun
berpamitan untuk pulang, Tetapi saat mereka ulang mereka merasa aneh dengan
Kakek itu, yang sengaja memberikan setangkai bunga Mawar hitam Kepada Aulia,
dengan tidak curiga Auliapun menerimanya. Lalu mereka pulang kerumah.
Kini mereka Telah sampai dengan
selamat.
Kabar duka atas kematian
Sahabat2nya memberikan isak tangis kepada orang tua yang ditinggalkan,
sementara semuanya reda, kini semuanya telah beristirahat dikamar masing2.
Dan dikamarnya Aulia,
Aulia pun mencari bunga Mawar
Hitam Itu.
Aulia : “Kog ada ya bunga mawar
yang warnanya Hitam gini, Apa Mungkin ini Bunga langka ya, Tapi kalu seandainya
Langka, knpa harus dikasihkan ke aq, Eh tunggu dech..Aq baru ingat tentang
kata2 Kakek Tua itu.??”
Sebelum Dikasih Bunga mawar hitam
itu, Aulia pun diberi amanat.
Dan Kalian pasti kepo ni
amanatnya apa,.. hehehe
Bersambung dulu ya,. Udah
keriting nii tangan,.. wkwkwkkw

Tidak ada komentar:
Posting Komentar