“BUNGA MAWAR HITAM” #Part 3
Merekapun menemukan Shinta yang telah meninggal dunia dengan
tubuhnya yg menjadi tua, ich tragis banget dech, sungguh Miyuki sangat
kehilangan, isak tangis yg mereka rasakan dan ini pertama kali mereka harus
kehilangan yang sangat pahit.
Setelah selesai pemakaman merekapun penasaran dan ingin
mencari tau penyebab apa Shinta meninggal setragis itu...
Keesokan harinya mereka pun kembali ke Vila itu, dan mereka
pun mencoba menggeledah semua ruangan yang ada, setelah lama tidak ada satupun
yang mereka temukan didalam, tetapi Mereka masih saja berani untuk tinggal dan
melanjutkan liburan disana.
Dita : “Ali..??”
Ali : “ya Dita ad apa??”
Dita : “Embb,... aq sedih dech, shinta sekarang udah gak ada...??”
Ali : “Jangan sedih donk... ntar cantikny ilang lo..??”
Dita : “Achh sempet2nya sich kmu gombal disaat aq sedang
sedih kyak gini...??”
Ali : “Ech eh kog malah nangis sich...??”
Dita : “Ya gmna gak nangis, Sekarng Miyuki sudah hilang
personilnya satu, jadi tinggal kita ber
empat saja...??”
Ali : “Sabar ya...??”
Kemudian merekapun berkumpul diruang tengah untuk
membicarakan tentang kematian Shinta.
Setelah mereka berkumpul, merekapun berbincang2 untuk membuat
strategi dalam menjebak sapa yang udah bunuh Shinta. Merekapun berunding untuk
jaga dan jangan sampai kejadian pembunuhan itu terjadi lagi.
Ahmad pun mulai pembicaraan.
Ahmad : “Kelihatannya sangat sulit buat kita nemuin tu
pembunuh Shinta.”
Eliza : “Gw gak akan nyerah, gw akan balas tu pembunuh, jika
ketemu gw cincang2 tu orang.”
Miyuki : “Kita juga gak bakal bisa maafin tu orng, memang dia
anggap kita lemah apa??”
Ahmad : “Kalian harus hati2, yang kita hadapi ini bukan
manusia biasa seperti kita, tpi..??”
Miyuki : “Tpi apa, tpi Iblis..??”
Ahmad : “Iya..??”
Setelah mereka berunding cukup lama merekapun beristirahat,
dan mulai saat itu lah Wanita yang menghirup kecantikan nya Shinta semakin
meraja lela hingga pada akhirnya yang jadi korban kedua adalah Putri, disitu
putri yang sedang berenang sendirian dikolam renang dan teman2nya yg sedang
beristirahat, mungkin karena udara yang sangat panas, jadi membuat putri ingin
berenang.
Selang beberapa lama dia berenang, tiba2 dikolam renang itu
banyak sekali bunga mawar hitam. Putripun penasaran dari mana datangnya bunga
mawar itu, kemudian menyelam ke dalam kolam, dan ternyata disitu ada sosok
wanita yang memakai pakaian serba hitam dan mukanya melotot ke putri, putripun
kaget langsung ia mau keluar dari kolam itu dan ternyata wanita itupun menarik
kakinya Putri hingga putri pun tenggelam dan saat putri pingsan karena sangat
ketakutan, lalu putripun dibawa sama wanita itu keruangan yang dimana saat
Shinta terakhir meninggal dunia.
Wanita itu menunggu Putri sadar, dan saat putri telah sadar
putripun menjerit ketakutan hingga tak sengaja ada ahmad yang sedang melintas
diruangan itu.
Putri : “Aaaaaaaaaaaaaaaa, Tolong... tolong,...??”
Ahmad : “putri.??”
Putri : “Tolong, jangan2 bunuh aq,... ??”
Ahmad : “Putri apa kmu didalam..??”
Putri : “Ahmad, tolongin aq mad... tolong..??”
Ahmad : “Iya, aq akan bantuin kmu, bentar aq dobrak dulu
pintunya..??”
Wanita itu terus saja mendekati Putri hingga pada akhirnya
kecantikannya putripun diambil oleh wanita itu,
Putri: “jangan mendekat... aq mohon jangan...??”
Sedangkan Ahmad masih terus berusaha mendobrak pintu itu..
Ahmad : “ach sial, keras banget sich pintu ini..??”
Kemudian wanita itupun semakin mendekati Putri dan berkata
Wanita itu : “Aq Cuma ingin kecantikan yg kmu miliki.??”
Putri : “Apa..?, jadi kmu org yang telah membuat sahabatku
Miyuki meninggal dengan wajah
yang tua seperti itu..??”
Wanita itupun tersenyum dan ketawa.
Wanita itu : “Hahahaha,... benar,..???”
Putri : “Tapi knpa kmu bunuh dia, apa salah dia sma kmu...??”
Wanita itu : “Dia yang bunuh diri, karena dia malu dengan
muka tuanya..??”
Putri : “Lalu apa yang ingin kamu lakuin ke aq...??”
Wanita itu : “Aq hanya ingin kecantikanmu itu..??”
Putri : “jangan, jangan, Aaaaaa....??”
Ahmad yg mendengar jeritannya Putripun kini berhasil
memdobrak tu pintu, tapi sayangnya
Ahmad telah terlambat, Putripun kini telah menjadi tua, dan
putripun menangis melihat dirinya yang tua dan membuat dia tidak cantik lagi...
Putri : “hiks hiks hiks...??”
Ahmad : “Putri... kmu tidak apa2 kan..??”
Putri : “Jangan mendekat mad, (dengan memegangi pecahan kaca
ditangannya)”
Ahmad : “Putri kmu jangan lakuin itu, aq mohon..??”
Putri : “Mad, loe tau, gw sudah tidak berguna lagi hidup
disini, gw mau mati saja mad..??”
Ahmad : “Putri aq mohon,.. ingat orang tuamu..??”
Putri : “tidak Mad, mereka ntar bakal tidak mau mengakui aq
sebagai anaknya lagi, karena aq
telah jadi tua dan keriput seperti
ini..??”
Ahmad : “Tidak putri, kmu harus tetap hidup, kita Super Boy
dan Miyuki pasti akan tetap jadi
sahabat kmu..Aq mohon jangan lakuin
itu ya..??”
Putri pun tidak lagi menghiraukan omongannya Ahmad sehingga
pecahan kaca itupun digoreskan pada Nadi yang ada ditangannya Putri, seketika
putripun mengalami pendarahan yang hebat dan ahmad pun langsung membangunkan
mereka, karena panik merekapun kini telah kehilangan sahabat mereka.
Isak tangis yang mereka alami kini makin berat, bukannya
bersenang2 untuk liburan tetapi malah kesedihan yang mereka alami, membuat
mereka jengkel dan tidak mau ke Vila itu lagi, Tetapi saat mereka memutuskan
pulang, dan saat merekapun mengemasi semua barang2 yang telah mereka bawa, ada
hal aneh yang mengganjal Aulia untuk meninggalkan tempat itu, dia merasa bahwa
shinta dan Putri menangis dan tidak mau ditinggal disitu, sehingga membuat
aulia untuk mengusulkan kemereka tentang apa yang sedang dia rasakan.
Aulia : “Temen2, kyaknya aq akan tetap disini..??”
Dita : “Knpa, Lia... kmu tau kan sahabat Kita Miyuki telah
meninggal disini, apa kmu mau jadi
korban berikutnya..??”
Aulia : “Aq tidak akan takut, kalu memang takdirku yg akan
buat aq mati disini tidak apa2,
karena aq gak mau meninggalkan mereka
disini..??”
Dita : “mereka siapa..??”
Aulia : “sahabat kita Miyuki..??”
Eliza : “Tapi mereka telah meninggal eliza..??”
Super Boy pun mencoba menenangkan mereka supaya tidak saling
adu mulut.
Tetapi tetap Aulia bersih keras buat tetap tinggal disitu.
Aulia : “kalu memang kalian gak setia dengan sahabat2 kalian,
sekarng juga kalian bisa pergi
dari sini, karena aq gak mau melihat
sahabat yang katanya mau sehidup semati, ternyata
Cuma itu sebatas janji kalian,..??”
Ahmad : “ya udah dari
pada kita ribut2 gak jelas, Ok kita akan tinggal sehari disini, tetapi jika
ntar ada korban lagi, kita harus pergi
dari sini, gmana??”
Aulia : “Ok aq setuju.??”
Miyuki dan Superboy lainnya : “Okk, kamipun setuju..??”
Selang satu hari mereka tinggal disana sudah tidak ada kejadian2 seperti itu lagi..,
dan sekarang merekapun bisa hidup tenang barang sehari disana, canda tawa,
keromantisan disetiap pasangan antara Dita dengan Ali, Eliza dengan Al, dan
Aulia dengan Ahmad, sementara mereka berdua (Angga dan Andi) hanya menikmati
tontonan film2 yang mereka bawa dari rumah, sehari memang membuat mereka puas,
tpi musibah akan datang lagi Guys, jadi kalian harus tetap berhati2, jangan
karena mereka hari ini bisa bersenang2, mereka jadi lupa dan gak waspada lagi..
Keseruan yang mereka rasakan dihari ini membuat mereka tidak
khawatir lagi dengan kejadian yang menimpa sahabat mereka, sehingga mereka
lalai dalam waspada, dimalam ini disaat mereka telah tertidur pulas, mereka
tidak bisa merasakan bahaya yang akan menimpa mereka,
Tiba2 mati lampu... tetapi diantara mereka tidak ada yang
bangun, kemudian ada sosok wanita yang membisiki Dita dengan bisikan yang
membuat dita seperti terhipnotis dan langsung mengikuti arah bisikan itu..
Hingga Akhirnya ......???
Bersambung........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar