Jumat, 28 Agustus 2015



BUNGA MAWAR HITAM #Part 3

Merekapun menemukan Shinta yang telah meninggal dunia dengan tubuhnya yg menjadi tua, ich tragis banget dech, sungguh Miyuki sangat kehilangan, isak tangis yg mereka rasakan dan ini pertama kali mereka harus kehilangan yang sangat pahit.
Setelah selesai pemakaman merekapun penasaran dan ingin mencari tau penyebab apa Shinta meninggal setragis itu...
Keesokan harinya mereka pun kembali ke Vila itu, dan mereka pun mencoba menggeledah semua ruangan yang ada, setelah lama tidak ada satupun yang mereka temukan didalam, tetapi Mereka masih saja berani untuk tinggal dan melanjutkan liburan disana.
Dita : “Ali..??”
Ali : “ya Dita ad apa??”
Dita : “Embb,... aq sedih dech, shinta sekarang udah gak ada...??”
Ali : “Jangan sedih donk... ntar cantikny ilang lo..??”
Dita : “Achh sempet2nya sich kmu gombal disaat aq sedang sedih kyak gini...??”
Ali : “Ech eh kog malah nangis sich...??”
Dita : “Ya gmna gak nangis, Sekarng Miyuki sudah hilang personilnya satu, jadi tinggal kita ber
empat saja...??”
Ali : “Sabar ya...??”
Kemudian merekapun berkumpul diruang tengah untuk membicarakan tentang kematian Shinta.
Setelah mereka berkumpul, merekapun berbincang2 untuk membuat strategi dalam menjebak sapa yang udah bunuh Shinta. Merekapun berunding untuk jaga dan jangan sampai kejadian pembunuhan itu terjadi lagi.
Ahmad pun mulai pembicaraan.
Ahmad : “Kelihatannya sangat sulit buat kita nemuin tu pembunuh Shinta.”
Eliza : “Gw gak akan nyerah, gw akan balas tu pembunuh, jika ketemu gw cincang2 tu orang.”
Miyuki : “Kita juga gak bakal bisa maafin tu orng, memang dia anggap kita lemah apa??”
Ahmad : “Kalian harus hati2, yang kita hadapi ini bukan manusia biasa seperti kita, tpi..??”
Miyuki : “Tpi apa, tpi Iblis..??”
Ahmad : “Iya..??”
Setelah mereka berunding cukup lama merekapun beristirahat, dan mulai saat itu lah Wanita yang menghirup kecantikan nya Shinta semakin meraja lela hingga pada akhirnya yang jadi korban kedua adalah Putri, disitu putri yang sedang berenang sendirian dikolam renang dan teman2nya yg sedang beristirahat, mungkin karena udara yang sangat panas, jadi membuat putri ingin berenang.
Selang beberapa lama dia berenang, tiba2 dikolam renang itu banyak sekali bunga mawar hitam. Putripun penasaran dari mana datangnya bunga mawar itu, kemudian menyelam ke dalam kolam, dan ternyata disitu ada sosok wanita yang memakai pakaian serba hitam dan mukanya melotot ke putri, putripun kaget langsung ia mau keluar dari kolam itu dan ternyata wanita itupun menarik kakinya Putri hingga putri pun tenggelam dan saat putri pingsan karena sangat ketakutan, lalu putripun dibawa sama wanita itu keruangan yang dimana saat Shinta terakhir meninggal dunia.
Wanita itu menunggu Putri sadar, dan saat putri telah sadar putripun menjerit ketakutan hingga tak sengaja ada ahmad yang sedang melintas diruangan itu.
Putri : “Aaaaaaaaaaaaaaaa, Tolong... tolong,...??”
Ahmad : “putri.??”
Putri : “Tolong, jangan2 bunuh aq,... ??”
Ahmad : “Putri apa kmu didalam..??”
Putri : “Ahmad, tolongin aq mad... tolong..??”
Ahmad : “Iya, aq akan bantuin kmu, bentar aq dobrak dulu pintunya..??”
Wanita itu terus saja mendekati Putri hingga pada akhirnya kecantikannya putripun diambil oleh wanita itu,
Putri: “jangan mendekat... aq mohon jangan...??”
Sedangkan Ahmad masih terus berusaha mendobrak pintu itu..
Ahmad : “ach sial, keras banget sich pintu ini..??”
Kemudian wanita itupun semakin mendekati Putri dan berkata
Wanita itu : “Aq Cuma ingin kecantikan yg kmu miliki.??”
Putri : “Apa..?, jadi kmu org yang telah membuat sahabatku Miyuki meninggal dengan wajah
yang tua seperti itu..??”
Wanita itupun tersenyum dan ketawa.
Wanita itu : “Hahahaha,... benar,..???”
Putri : “Tapi knpa kmu bunuh dia, apa salah dia sma kmu...??”
Wanita itu : “Dia yang bunuh diri, karena dia malu dengan muka tuanya..??”
Putri : “Lalu apa yang ingin kamu lakuin ke aq...??”
Wanita itu : “Aq hanya ingin kecantikanmu itu..??”
Putri : “jangan, jangan, Aaaaaa....??”
Ahmad yg mendengar jeritannya Putripun kini berhasil memdobrak tu pintu, tapi sayangnya
Ahmad telah terlambat, Putripun kini telah menjadi tua, dan putripun menangis melihat dirinya yang tua dan membuat dia tidak cantik lagi...
Putri : “hiks hiks hiks...??”
Ahmad : “Putri... kmu tidak apa2 kan..??”
Putri : “Jangan mendekat mad, (dengan memegangi pecahan kaca ditangannya)”
Ahmad : “Putri kmu jangan lakuin itu, aq mohon..??”
Putri : “Mad, loe tau, gw sudah tidak berguna lagi hidup disini, gw mau mati saja mad..??”
Ahmad : “Putri aq mohon,.. ingat orang tuamu..??”
Putri : “tidak Mad, mereka ntar bakal tidak mau mengakui aq sebagai anaknya lagi, karena aq
telah jadi tua dan keriput seperti ini..??”
Ahmad : “Tidak putri, kmu harus tetap hidup, kita Super Boy dan Miyuki pasti akan tetap jadi
sahabat kmu..Aq mohon jangan lakuin itu ya..??”
Putri pun tidak lagi menghiraukan omongannya Ahmad sehingga pecahan kaca itupun digoreskan pada Nadi yang ada ditangannya Putri, seketika putripun mengalami pendarahan yang hebat dan ahmad pun langsung membangunkan mereka, karena panik merekapun kini telah kehilangan sahabat mereka.
Isak tangis yang mereka alami kini makin berat, bukannya bersenang2 untuk liburan tetapi malah kesedihan yang mereka alami, membuat mereka jengkel dan tidak mau ke Vila itu lagi, Tetapi saat mereka memutuskan pulang, dan saat merekapun mengemasi semua barang2 yang telah mereka bawa, ada hal aneh yang mengganjal Aulia untuk meninggalkan tempat itu, dia merasa bahwa shinta dan Putri menangis dan tidak mau ditinggal disitu, sehingga membuat aulia untuk mengusulkan kemereka tentang apa yang sedang dia rasakan.
Aulia : “Temen2, kyaknya aq akan tetap disini..??”
Dita : “Knpa, Lia... kmu tau kan sahabat Kita Miyuki telah meninggal disini, apa kmu mau jadi
korban berikutnya..??”
Aulia : “Aq tidak akan takut, kalu memang takdirku yg akan buat aq mati disini tidak apa2,
karena aq gak mau meninggalkan mereka disini..??”
Dita : “mereka siapa..??”
Aulia : “sahabat kita Miyuki..??”
Eliza : “Tapi mereka telah meninggal eliza..??”
Super Boy pun mencoba menenangkan mereka supaya tidak saling adu mulut.
Tetapi tetap Aulia bersih keras buat tetap tinggal disitu.
Aulia : “kalu memang kalian gak setia dengan sahabat2 kalian, sekarng juga kalian bisa pergi
dari sini, karena aq gak mau melihat sahabat yang katanya mau sehidup semati, ternyata
Cuma itu sebatas janji kalian,..??”
Ahmad : “ya  udah dari pada kita ribut2 gak jelas, Ok kita akan tinggal sehari disini, tetapi jika
ntar ada korban lagi, kita harus pergi dari sini, gmana??”
Aulia : “Ok aq setuju.??”
Miyuki dan Superboy lainnya : “Okk, kamipun setuju..??”
Selang satu hari mereka tinggal disana  sudah tidak ada kejadian2 seperti itu lagi.., dan sekarang merekapun bisa hidup tenang barang sehari disana, canda tawa, keromantisan disetiap pasangan antara Dita dengan Ali, Eliza dengan Al, dan Aulia dengan Ahmad, sementara mereka berdua (Angga dan Andi) hanya menikmati tontonan film2 yang mereka bawa dari rumah, sehari memang membuat mereka puas, tpi musibah akan datang lagi Guys, jadi kalian harus tetap berhati2, jangan karena mereka hari ini bisa bersenang2, mereka jadi lupa dan gak waspada lagi..
Keseruan yang mereka rasakan dihari ini membuat mereka tidak khawatir lagi dengan kejadian yang menimpa sahabat mereka, sehingga mereka lalai dalam waspada, dimalam ini disaat mereka telah tertidur pulas, mereka tidak bisa merasakan bahaya yang akan menimpa mereka,
Tiba2 mati lampu... tetapi diantara mereka tidak ada yang bangun, kemudian ada sosok wanita yang membisiki Dita dengan bisikan yang membuat dita seperti terhipnotis dan langsung mengikuti arah bisikan itu..
Hingga Akhirnya ......???


Bersambung........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar